KABARTIGA, BINTAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan pelepasan ratusan anak penyu (Tukik) di Pantai Trikora Beach Club, Kabupaten Bintan, Minggu (11/4/2021) kemarin.
Pelepasan anak tukik itu dalam rangka acara pelantikan pengurus Asparnas Kepri yang digelar pada hari itu. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk bukti dan keseriusan Asparnas Kepri dalam memajukan dunia pariwisata di Provinsi Kepri.
“Asparnas Kepri siap membantu pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pemulihan ekonomi, kita sangat konsentrasi nantinya dalam pemulihan sektor pariwisata yang saat ini mengalami keterpurukan, salah satunya melalui kegiatan ini,” kata Ketua DPD Asparnas Provinsi Kepri, Mulyadi Tan.
Menurut Mulyadi Tan, pelepasan anak penyu itu merupakan salah satu daya tarik wisatawan mancanegara atau wisatawan domestik berkunjung ke Provinsi Kepri khususnya di Bintan. Namun, katanya, karena pandemi COVID-19, sehingga mereka tidak bisa melakukan perjalanan atau liburan.
“Tentunya mereka (wisatawan) sudah lama rindu untuk berkunjung di Kepri, salah satunya kegiatan pelepasan tukik ini. Jadi kita lepaskan kerinduan itu,” ujarnya.
“Selain itu, kegiatan kegiatan ini juga percobaan kesiapan kita wacana pembukaan pintu masuk bagi wisatawan asing,” sambungnya.
Pria akrab disapa Ahi menyebutkan, anak penyu itu yang dilepaskan pada hari ini ada sebanyak 100 ekor lebih yang didapatkan dari komunitas pelestarian penyu di Bintan.
“Mudah-mudahan seluruh anak penyu ini bisa tumbuh dan berkembang biak di alam bebas,” imbuhnya.
Setelah di pelantikan ini, lanjut Ahi, Asparnas Provinsi Kepri fokus dalam pemulihan sektor pariwisata dengan melakukan program vaksinasi terhadap pelaku pariwisata.
“Kemarin kita berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Tanjungpinang melakukan penyuntikan vaksinasi COVID-19 bagi pelaku pariwisata, ini tujuannya memberikan rasa aman bagi wisatawan untuk berkunjung di Kepri,” pungkasnya. (Alt)
