Penerapan PPKM Darurat, Tim Wasdak Karantina Pertanian Tetap Lakukan Pengawasan di 3 Wilayah Kerja

KABARTIGA, TANJUNGPINANG – Jelang Idul Adha 1442 H, Tim Wasdak Karantina Pertanian Tanjungpinang melakukan patroli pengawasan di beberapa tempat pemasukan sekaligus. Pengawasan dipimpin langsung oleh Raden Nurcahyo Nugroho, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, yang dimulai dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Pelabuhan Pelantar II dan Pelabuhan BBT Lagoi (17/07).

Kota Tanjungpinang yang merupakan salah satu daerah yang menerapkan PPKM Darurat, menjadikan situasi ini tidak boleh lengah terhadap pengawasan karantina dan justru harus semakin waspada agar situasi seperti ini tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menyelundupkan komoditas hewan maupun tumbuhan yang tidak sehat serta berisiko menimbulkan kesakitan pada manusia.

Bacaan Lainnya

Patroli dan pengawasan sebagaimana dimaksud, bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelundupan komoditas pertanian, mencegah pemasukan komoditas pertanian secara illegal dan memastikan pelayanan di hari libur tetap terlaksana.

“Pastikan seluruh personil secara disiplin menerapkan prokes, baik saat memberikan pelayanan maupun saat melaksanakan patroli pengawasan di lapangan,” ujar Raden.

Di Pelabuhan SBP tidak ditemukan adanya lalu lintas komoditas pertanian. Sementara di Pelabuhan Pelantar II terdapat KM Makmur Bersama yang membawa kedelai, jagung dan tepung tapioka, KLM Bunga Raya yang membawa bibit durian sebanyak 265 batang asal Tanjung Balai Asahan, yang semuanya telah dilengkapi Sertifikat Kesehatan Tumbuhan dari daerah asal.

“Di Pelabuhan BBT Lagoi yang merupakan lokasi pariwisata tidak ditemukan adanya lalu lintas komoditas pertanian maupun orang, hanya ditemukan alat angkut MV Indra Bupala, Arya Bupala dan Wan Sendari yang sedang sandar di pelabuhan tersebut,” tutup Raden.(Red/Hum)

Pos terkait