Mulai Besok, 6 Wilayah Kerja Migas RI Dilelang, Begini Tahapannya

KABARTIGA, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka Lelang Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap I Tahun 2022 pada Rabu (20/7/2022). Adapun sebanyak 6 WK Migas ditawarkan dalam lelang tahap ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, memaparkan keenam wilayah kerja migas tersebut terdiri dari 1 wilayah kerja migas eksplorasi dengan mekanisme penawaran langsung, 2 wilayah kerja migas eksplorasi dengan mekanisme penawaran langsung, dan 3 wilayah kerja migas eksplorasi dengan mekanisme lelang reguler.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Bank Dunia Nilai Positif Perkembangan Ekonomi Indonesia di Tengah Situasi Sulit

“Ada enam wilayah kerja migas yang ditawarkan kepada investor. Terdiri dari tiga wilayah kerja dengan penawaran langsung dan tiga wilayah kerja migas dengan mekanisme reguler,” ujar Tutuka dalam Launching Penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap I Tahun 2022, Rabu (20/7/2022).

Sejatinya lelang wilayah kerja migas ini bisa diikuti oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) migas nasional maupun asing atau internasional. Adapun wilayah kerja migas yang ditawarkan tersebut di antaranya yakni:

1. WK Bawean: Wilayah Kerja Eksploitasi yang ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung. Adapun WK tersebut terletak di lepas pantai Jawa Timur. Potensi sumber daya diperkirakan sekitar 100 MMBO dan 680 BCF. Kontrak tipe cost recovery.

Luas: 2756.07 Km2. Minimum komitmen pasti: 1 sumur pengembangan, workover 2 sumur; pembangunan fasilitas produksi, komitmen untuk mulai produksi di tahun pertama kontrak, G&G, Akuisisi & Prosesing Seismik 3D 300 km2.

2. WK Offshore North West Aceh (Meulaboh): Wilayah Kerja Eksplorasi yang ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung. WK ini terletak di lepas pantai Aceh. Potensi sumber daya diperkirakan sekitar 800 MMBO dan 4,8 TCF. kontrak tipe cost recovery.

Luas: 9,182 Km2. Minimum Komitmen pasti: G&G, Seismik 3D 500 Km2 dan pengeboran 1 sumur.

3. WK Offshore South West Aceh (Singkil): Wilayah Kerja Eksplorasi ini ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung. WK ini terletak di lepas pantai Aceh. Potensi sumber daya sekitar 1,4 BBO dan 8,6 TCF. Kontrak tipe cost recovery.

Luas: 10.700 Km2. Minimum komitmen pasti: G&G, Seismik 3D 500 Km2 dan pengeboran 1 sumur.

4. WK Arakundo: Wilayah Kerja Eksplorasi ini ditawarkan dengan mekanisme lelang reguler. WK ini diperkirakan mempunyai potensi 150 MMBO. Kontrak tipe Cost Recovery.

Luas: 7.713.16 Km2. Minimum komitmen pasti: G&G, Seismik 3D 500 Km2.

5. WK Bengara 1: Wilayah Kerja Eksplorasi ini ditawarkan dengan mekanisme lelang reguler. WK ini diperkirakan mempunyai potensi 90 MMBO.

Luas: 922.17 Km2. Minimum komitmen pasti: G&G, Seismik 2D 300 Km2.

6. WK South Makasar: Wilayah Kerja Eksplorasi ini ditawarkan dengan mekanisme lelang reguler. WK ini diperkirakan mempunyai potensi 1,4 BBO. Kontrak tipe fleksibel.

Luas: 7,579.67 Km2. Minimum komitmen pasti: G&G, Seismik 2D 500 Km2. Kontrak tipe fleksibel.

Sementara itu, untuk Jadwal dari Lelang WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2022 adalah sebagai berikut:

1. Penawaran Langsung untuk Blok Bawean.

Akses Bid Document: mulai tanggal 20 Juli 2022 s.d. 19 Agustus 2022

Pengajuan Penawaran Terakhir: 23 Agustus 2022.

2. Penawaran Langsung untuk Blok Meulaboh dan Singkil.

Akses Bid Document: mulai tanggal 20 Juli 2022 s.d. 2 September 2022.

Pengajuan Penawaran Terakhir: 6 September 2022.

3. Penawaran reguler untuk Blok Arakundo, Bengara 1, South Makassar.

Akses Bid Document: mulai tanggal 20 Juli 2022 s.d. 15 November 2022

Pengajuan Penawaran Terakhir: 17 November 2022.

Sumber: CNBCIndonesia

Pos terkait