Polda Kepri Bangun Gedung Pelayanan BPKB Senilai Rp 34,1 Miliar 

Kabartiga – Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun pimpin peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Dit Lantas Polda Kepri, Senin (17/7/23).

Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri dan Pejabat Utama Polda Kepri, serta Kabapenda Kepri / kabid Pengembangan, Kepala dinas cipta karya, Kepala Cabang PT. jasa Raharja Provinsi Kepri, Direktur PT Okta Pilar Abadi, Direktur CV. Tata Jaya Consultan dan CV Abhista Konsultan.

Dalam kata sambutannya, Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan Gedung Pelayanan Ditlantas Polda Kepri.

Kapolda menjelaskan, pentingnya pembangunan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan fasilitas pelayanan publik, terutama dalam hal pelayanan BPKB pada Ditlantas Polda Kepri.

“Diharapkan pembangunan gedung ini dapat selesai pada bulan Desember dengan menggunakan anggaran sebesar Rp34.199.732.000,- yang telah disediakan oleh Biro Logistik. Kepada kontraktor pembangunan agar dapat memastikan pembangunan ini berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan, semakin cepat selesai, maka semakin baik pelayanan BPKB kepada masyarakat,” kata Irjen Pol Tabana.

Ia mengatakan, pembangunan gedung layanan BKPB ini merupakan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang berurusan dengan BPKB. Hal ini akan mempermudah dan memberikan pelayanan yang prima serta humanis kepada seluruh masyarakat.

“Harapan kami semua adalah bahwa pembangunan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga berharap kualitas dari pembangunan ini mencapai standar yang telah menjadi patokan dalam membangun fasilitas perkantoran. Kecepatan penyelesaian proyek ini juga menjadi fokus utama, sehingga dapat memberikan dampak besar dan maksimal terhadap kualitas pelayanan publik yang diinginkan oleh pimpinan Polri,” katanya.

Ia juga berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama mensuksedkan jalannya pembangunan gedung pelayanan ini.

“Adapun Lokasi yang telah dipilih melalui diskusi dan keputusan yang matang sebagai tempat terbaik untuk pembangunan ini. Kami juga telah mempertimbangkan aksesibilitas menuju lokasi agar mudah dijangkau oleh masyarakat,” katanya.

Pos terkait