Polda Kepri Musnahkan 2.109 Gram Ganja Kering dari Medan

Polda Kepri memusnahkan barang bukti ganja seberar 2.109,9 gram di Mapolda Kepri, Jumat (5/1/2024). Foto: Dok Humas Polda Kepri untuk Kabartiga.id

KABARTIGA.ID, Batam – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri) memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja dengan total seberat 2.109,9 gram di Mapolda Kepri, Jumat (5/1/2024).

Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari pengungkapan dua kasus narkoba di Kota Batam, yang melibatkan dua tersangka, yakni MI alias B dan RYA alias R.

Bacaan Lainnya

Berawal dari dua laporan polisi, LP-A/114/XII/2023/SPKT-Kepri dan LP-A/115/XII/2023/SPKT-Kepri, yang tercatat pada tanggal 24 Desember 2023, sebanyak 1.945 gram ganja disita dari B, dan 228 gram dari R.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Muhamad Komarudin menjelaskan bahwa hasil pengujian Laboratorium BPOM Batam menyatakan bahwa ganja yang disita dari kedua tersangka positif mengandung Cannabis.

Ia menambahkan, pemusnahan dilakukan berdasarkan surat hasil pengujian Laboratorium BPOM Batam, serta surat ketetapan status barang sitaan narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam.

“Total ganja yang dimusnahkan mencapai 2.109,9 gram, dengan sebagian disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di pengadilan,” ujarnya.

Ganja tersebut diamankan pada tanggal 24 Desember 2023 oleh tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri. Kala itu, tim menerima informasi dari masyarakat mengenai paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.

Control Delivery dilakukan di depan PT. Cahaya Samudra Shipyard Batam, dan paket tersebut diterima oleh B. Setelah membuka paket, ditemukan daun kering ganja. B mengakui membeli ganja dari Inisial A di Kota Medan dan mengirimkannya ke Batam melalui jasa ekspedisi.

Pada pukul 16.00 WIB, tim berhasil menangkap R di perumahan Griya Surya Kharisma, dengan menemukan satu bungkus plastik berisi batang ganja.

Kedua tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Proses pemusnahan dihadiri oleh perwakilan BPOM Batam, perwakilan Kejaksaan Negeri Batam, Pengadilan Negeri Batam, LSM Granat, dan advokat. Barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara dibakar hingga menjadi abu.

Lebih lanjut kata Komarudin, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Kedua tersangka terancam hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat 5 tahun,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Albet

Pos terkait