Satgas Gakkumdu Tangani 13 Kasus Pidana Pemilu, Kasatgas: Dominasi Kasus Pemalsuan Dokumen

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polri, Brigjen. Pol. Djuhandani Rahardjo Puro. Foto: Dok Humas Polri untuk Kabartiga.id

KABARTIGA.ID, Jakarta – Satuan Tugas Penegakan Hukum Terpadu (Satgas Gakkumdu) tengah melakukan penyidikan terhadap 13 kasus dugaan tindak pidana pemilu yang terjadi selama Pemilu 2024.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polri, Brigjen. Pol. Djuhandani Rahardjo Puro menyebutkan, saat ini 13 kasus dugaan tindak pidana pemilu itu masih berada dalam tahap penyidikan.

Bacaan Lainnya

“Ada 13 sidik, 2 SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), dan 6 penuntutan dan vonis,” ungkap Djuhandani di Bareskrim Polri, Jumat (19/1/2024).

Djuhandani menjelaskan bahwa awalnya terdapat 114 laporan dan temuan dari seluruh daerah. Namun, setelah melalui analisis, hanya 21 di antaranya yang terkategori sebagai tindak pidana pemilu.

“Kasus yang mendominasi adalah pemalsuan dokumen,” tuturnya.

Selain pemalsuan dokumen, lanjut Djuhandani, kasus lain yang ditangani yakni poltik uang atau money politic sebanyak 6 kasus, keputusan yang menguntungkan/merugikan salah satu pihak sebanyak 2 kasus.

“Kemudian kampanye di tempat ibadah/pendidikan 1 kasus, pihak yang dilarang sebagai pelaksana/tim kampanye 1 kasus, kampanye melibatkan pihak yang dilarang 1 kasus, dan perusakan APK 1 kasus,” pungkasnya.

Sumber: Tribratanews Polri
Editor: Albet

Pos terkait