Dapil Bukit Bestari Makin Panas, Golkar Klaim Dapat Dukungan Data Valid dari Parpol Lain

Pengurus DPD II Partai Golkar Kota Tanjungpinang usai melaporkan dugaan kecurangan Pemilu ke Bawaslu Kota Tanjungpinang. Foto: Albet

KABARTIGA.ID, TanjungpinangPartai Golkar menyatakan telah mendapat dukungan dari beberapa partai politik (Parpol) lainnya berupa data valid untuk membongkar praktik kecurangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Alhamdulillah, kami dibantu oleh beberapa partai politik lain dengan menyampaikan C hasilnya kepada kami lengkap dengan stempel dan tanda tangannya,” kata Wakil Ketua bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi Kepri, Ade Angga, Rabu (28/2/2024).

Bacaan Lainnya

Ade Angga enggan menyampaikan parpol apa saja yang sudah menyerahkan data tersebut ke Golkar. Namun menurutnya, saat ini sudah ada tiga partai yang sudah menyerahkan data berupa C1 di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang diduga mengalami penggelembungan suara di daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Bukit Bestari itu.

“Sementara ada tiga partai yang sudah menyerahkan ke kami, dan hasil C1-nya itu sama persis dengan C1 yang kami miliki,” ungkapnya.

“Sebagai gambaran, ada 7 TPS di satu kelurahan. Kami belum bisa sampaikan dimana saja, partai mana, itu sudah kami sampaikan (ke Bawaslu, red),” tambahnya.

Mantan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang itu menegaskan bahwa aduan yang dilanjutkan dengan laporan atas dugaan penggelembungan suara caleg tertentu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang itu merupakan praktik kecurangan pemilu.

“Poin yang kami sampaikan adalah data dan fakta sesuai dengan barang bukti yang kami sampaikan ke Bawaslu,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Kota Tanjungpinang, Untung Budiawan menyebutkan, Untung mengatakan bahwa hadirnya kembali para kader partai berlambang pohon beringin itu menegaskan kepada pihak Bawaslu terkait pelanggaran pemilu yang terjadi di Tanjungpinang.

“Kami mendatangi Bawaslu pada hari ini untuk menunjukkan bukti-bukti yang telah kami rekap dan mengambil formulir B1. Ini Persoalan serius, dan kami akan melaporkan tindakan pelanggaran pemilu ini,” tutur Untung saat diwawancarai awak media.

Sebagaimana diketahui bahwa saksi Partai Golkar mendapati adanya dugaan kecurangan dalam penghitungan suara oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Bukit Bestari. Tak main-main, 210 suara diduga digelembungkan untuk partai tertentu pada pengumuman jumlah suara oleh oknum PPK.

Laporan keberatan akan putusan PPK tersebut pun telah dilakukan oleh Golkar belum lama ini. Dan pada hari ini, Untung menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal sampai akhir terkait kecurangan pemilu tersebut.

“Kita akan mengembalikan formulir B1 pelaporan dugaan kecurangan Pemilu ini pada hari ini, selambat-lambatnya besok. Kita akan kawal sampai akhir, agar Pemilu kita tidak tercoreng oleh tindakan-tindakan yang melanggar hukum,” tuturnya.

“Upaya ini juga didukung oleh DPP Golkar. Jadi, mereka juga siap untuk menerjunkan tim untuk mengungkap kecurangan ini,” pungkasnya.

Penulis: Albet
Editor: Habibi

Pos terkait