Safari Ramadan di Tanjungpinang, Ma’ruf Amin Sampaikan Pesan Ini ke Jemaah

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin melaksanakan safari Ramadan di masjid besar Al Uswah, Jalan D.I Panjaitan, KM 10 Kota Tanjungpinang. Foto: Dok Diskominfo Kepri

KABARTIGA.ID, TanjungpinangWakil Presiden RI, Ma’ruf Amin melaksanakan safari Ramadan di masjid besar Al Uswah, Jalan D.I Panjaitan, KM 10 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (14/3/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Ma’ruf Amin bersama istri bergabung dalam ibadah salat isya dan tarawih bersama ribuan jemaah masjid besar Al Uswah.

Bacaan Lainnya

Ustaz Muhammad Salim, Pembina Darul Quran Bintan, bertindak sebagai imam salat, sementara ustaz Abdurrahman Alhafiz menjadi bilal.

Wapres Ma’ruf Amin juga memberikan tausiah Ramadan, yang berisi pesan-pesan dan ilmu tentang hikmah, maslahat, dan manfaat syariat.

Sebelum memulai, Wapres menyampaikan rasa syukurnya dapat beribadah berjamaah di masjid besar Al Uswah sebagai bagian dari kunjungan kerjanya ke Kepri.

“Alhamdulillah, bersyukur saat ini berada di Kepri dalam rangka menghadiri acara Kepulauan Riau Ramadan Fair 2024 dan malam ini bisa ikut shalat tarawih bersama bapak ibu sekalian,” ucapnya.

Dalam penyampainnya, Ma’ruf Amin menekankan bahwa setiap syariat selalu memiliki hikmah, maslahat, dan manfaat. Ia menegaskan, tidak ada ajaran yang tidak memiliki dampak dan nilai.

“Puasa yang kita jalankan memiliki hikmah, maslahat, dan manfaat baik untuk diri kita sendiri maupun untuk keberadaan kita dalam kehidupan sosial,” kata Wapres.

Menurutnya, salah satu tujuan dari ibadah puasa adalah agar umat muslim mampu mengendalikan nafsu.

“Karena sabda Rasulullah, musuhmu yang paling besar adalah nafsu yang ada di dalam dirimu. Semua orang diberikan nafsu oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kecenderungan nafsu selalu membawa keburukan dan ingin terus menerus, sehingga penting bagi setiap individu untuk dapat mengendalikan nafsunya.

Dalam sambutan selamat datang, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong masyarakat untuk menjalankan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kami juga terus mendorong peningkatan rumah ibadah di Kepri yang setiap tahunnya diberikan bantuan dari pemerintah daerah,” kata Ansar.

Pemprov Kepri juga telah menempatkan 50 orang da’i di pulau-pulau terpencil untuk memperkuat semangat moderasi, memperkokoh akidah, membangun optimisme masyarakat, dan menjauhkan masyarakat dari penyakit psikologis.

“Dengan dukungan Bapak Wapres sebagai tokoh sentral pengembangan ekonomi syariah RI, kita dapat membangun wilayah perbatasan sebagai permata biru di gerbang utara Indonesia,” pungkasnya.

Masjid Besar Al Uswah, didirikan pada tahun 2013, memiliki daya tampung 1.800 jemaah dalam bangunan seluas 2.123 meter persegi. Terbagi menjadi ruang salat utama, balkon, dan sayap, serta ruang mezanine lantai dua, masjid ini menjadi tempat ibadah yang penting bagi masyarakat setempat.

Penulis: Albet
Editor: Habibi

Pos terkait