KABARTIGA.ID, SABAH – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 6,8 hingga 7,1 mengguncang perairan lepas pantai Sabah, Malaysia, pada Senin (23/2) dini hari. Meski berkekuatan besar, gempa yang berpusat sangat dalam di bawah dasar laut itu tidak menimbulkan dampak signifikan.
Episentrum gempa tercatat sekitar 49 kilometer barat Kudat, Sabah. Getaran dilaporkan terasa di sejumlah wilayah, termasuk Sarawak dan Semenanjung Malaysia.
Otoritas setempat memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Kedalaman pusat gempa yang cukup dalam membuat risiko kerusakan maupun korban jiwa sangat rendah.
Sejumlah warga di Sabah mengaku merasakan guncangan kuat yang sempat membangunkan mereka dari tidur. Getaran ringan juga dilaporkan dirasakan hingga wilayah Brunei dan Singapura.
Peristiwa ini disebut sebagai gempa terkuat yang melanda Malaysia dalam 11 tahun terakhir, sejak gempa bermagnitudo 6,0 mengguncang Ranau, Sabah, pada 2015.
Departemen Pemadam dan Penyelamat Sabah telah melakukan patroli serta pemantauan di sejumlah lokasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Pihak berwenang Malaysia terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait.
Meski Malaysia tidak berada tepat di zona gempa utama, aktivitas tektonik dari lempeng di sekitar kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) tetap berpotensi memicu gempa kuat, terutama di wilayah lepas pantai Sabah dan kawasan Borneo.
