KABARTIGA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mematangkan rencana penataan pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Taman Gurindam 12. Salah satu perhatian utama dalam proses tersebut adalah keterbatasan kapasitas lokasi relokasi yang telah disiapkan bagi para pedagang.
Saat ini, Pemko Tanjungpinang menyiapkan dua lokasi relokasi, yakni kawasan Anjung Cahaya dan Melayu Square. Namun, daya tampung kedua lokasi tersebut akan disesuaikan dengan jumlah pedagang yang dinyatakan lolos verifikasi.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Kota Tanjungpinang, Irwan Yacub, mengatakan pihaknya akan mencocokkan hasil verifikasi pedagang dengan ketersediaan lahan di lokasi relokasi agar penataan dapat berjalan optimal.
“Kita akan menyesuaikan antara data hasil verifikasi dengan ketersediaan lahan di lokasi relokasi. Jangan sampai terjadi ketidaksesuaian yang menyebabkan lokasi menjadi over kapasitas,” ujar Irwan.
Menurutnya, penempatan pedagang nantinya akan dilakukan secara proporsional guna menghindari penumpukan di salah satu titik relokasi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
Saat ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang masih melakukan proses verifikasi terhadap 294 pedagang yang telah mendaftar dalam program penataan kawasan Gurindam 12. Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan ruang dan pembagian lokasi relokasi.
Irwan menambahkan, apabila jumlah pedagang yang memenuhi syarat melebihi kapasitas Anjung Cahaya dan Melayu Square, pemerintah membuka kemungkinan untuk menyiapkan lokasi relokasi tambahan.
“Jika kapasitas yang tersedia tidak mencukupi, tentu akan ada diskusi lebih lanjut antara Pemerintah Kota dan pihak terkait mengenai kemungkinan penambahan titik relokasi baru,” katanya.
Pemko Tanjungpinang berharap proses relokasi dapat berjalan lancar dan tertib, sehingga penataan kawasan Gurindam 12 dapat terwujud tanpa mengganggu aktivitas usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di lokasi tersebut.











