KABARTIGA.ID, Tanjungpinang – Wakil Ketua Umum Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Ade Angga, menghadiri kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama antara STIE Pembangunan Tanjungpinang dengan Pengurus Wilayah MES Kepulauan Riau dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kepulauan Riau yang berlangsung di Kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, organisasi ekonomi syariah, dan lembaga wakaf guna mendorong pengembangan ekonomi syariah di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Ade Angga menegaskan bahwa visi MES adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global melalui penguatan kontribusi keuangan syariah dalam perekonomian nasional.
Menurutnya, upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi yang memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang memahami konsep ekonomi syariah secara komprehensif.
“Mahasiswa sudah harus sadar tentang pentingnya literasi ekonomi syariah. Tidak hanya memahami ekonomi secara umum, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang baik mengenai ekonomi syariah. Kita harus mendidik diri untuk berinvestasi dan mengambil keputusan ekonomi berdasarkan literasi ekonomi syariah yang benar,” ujar Ade Angga.
Ia menjelaskan, MES memiliki empat program prioritas utama yang menjadi fokus pengembangan organisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
Program pertama adalah pengembangan Pasar Industri Halal, yakni memperluas pasar produk dan industri halal baik di dalam maupun luar negeri.
Kedua, penguatan sektor Keuangan Syariah melalui dorongan terhadap pertumbuhan industri serta inovasi produk dan layanan keuangan syariah.
Ketiga, Investasi Pengusaha Daerah, yaitu menciptakan iklim investasi yang ramah dan inklusif dengan melibatkan para pengusaha lokal sebagai bagian dari penggerak ekonomi daerah.
Keempat, pengembangan Ekonomi Pedesaan melalui berbagai program ekonomi syariah yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembina MES Kepulauan Riau sekaligus tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, pimpinan STIE Pembangunan Tanjungpinang yang diwakili Wakil Ketua I Ranti Utami, Ketua HIPMI Syariah Kepri, Sekretaris Umum MES Kepri, Ketua BWI Kepulauan Riau yang diwakili sekretaris, Kepala KCP BSI Bintan, jajaran Pengurus Wilayah MES Kepri, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tanjungpinang dan Bintan.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber praktisi perbankan syariah dari Sumatera Utara yang mengikuti acara secara daring dan memberikan pemaparan mengenai perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya ekonomi syariah serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global di masa mendatang.











