KABARTIGA.ID, Tanjungpinang – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 08 Tanjung Siambang melaksanakan program kerja pendukung berupa Sosialisasi Literasi & Bullying dengan tema “Literasi Membuka Pikiran, Empati Menghentikan Bully” pada Jumat (15/8) di SDN 010 Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.
Kegiatan ini berangkat dari hasil observasi mahasiswa KKN 08 selama program bimbingan belajar di sekitar posko. Mereka menemukan adanya penurunan minat literasi pada anak-anak, sementara kasus perundungan justru cenderung meningkat di lingkungan sekitar. Hal tersebut mendorong lahirnya inisiatif untuk memberikan edukasi sejak dini.
Materi literasi disampaikan oleh Mellin Syafitri, S.I. Pust, perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Ia menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan berhitung.
“Literasi lebih jauh adalah proses mencerna informasi melalui tulisan maupun suara, lalu mencari kebenarannya, bukan menelan mentah-mentah,” jelasnya.
Mellin juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Daerah Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang.
Sesi berikutnya diisi oleh Arfia Juliana Saputri, perwakilan dari Puspaga Gelige Kota Tanjungpinang terkait Bullying. Ia menegaskan bahwa bullying merupakan tindakan yang harus dicegah karena berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.
“Korban bisa mengalami trauma dan ketakutan, sementara pelaku berpotensi dijauhi oleh teman-temannya karena perilaku yang tidak pantas,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat oleh KKN 08 Tanjung Siambang kepada pihak SDN 010 Bukit Bestari sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus simbol kolaborasi dalam upaya membangun generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi semakin menyadari pentingnya literasi sebagai bekal masa depan, sekaligus menumbuhkan empati untuk menghentikan praktik bullying di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.











