Hari Kedua Pencarian, Pekerja PT Shandong Masih Hilang di Perairan BAI Bintan

Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dan penyisiran terhadap Malik, pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi, yang hilang di depan Perairan PT BAI, Selasa (20/1). (Dok. Tim SAR Gabungan)

KABARTIGA.ID, Bintan – Memasuki hari kedua pencarian, Malik, pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi yang dilaporkan hilang di perairan depan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kabupaten Bintan, belum berhasil ditemukan. Tim SAR Gabungan menghentikan sementara operasi pencarian pada Selasa (20/1) sore akibat cuaca buruk.

Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril, mengatakan pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.

Bacaan Lainnya

“Pencarian akan dilanjutkan besok,” ujar Syafril.

Ia menjelaskan, proses pencarian terkendala kondisi cuaca, terutama angin kencang yang bertiup dari arah perairan Laut Cina Selatan. Kondisi tersebut menyulitkan tim SAR dalam melakukan penyisiran di laut.

Selain itu, penggunaan drone untuk membantu pemantauan dari udara juga tidak dapat dilakukan karena pertimbangan keselamatan.

“Pencarian dan penyisiran hari ini hanya dilakukan di sekitar perairan Pulau Poto hingga kembali ke perairan depan PT BAI,” jelasnya.

Syafril mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut yang melintas di sekitar lokasi kejadian, agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau benda yang diduga berkaitan dengan korban.

“Mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden ini bermula saat tiga pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi terseret arus laut ketika berupaya saling menolong pada Senin (19/1). Akibat kejadian tersebut, satu pekerja meninggal dunia, satu lainnya berhasil selamat, sementara Malik hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB di perairan depan PT BAI, tepatnya di area ponton pengeboran PT Shandong Geologi Eksplorasi.

Pos terkait