Air Mata Bahagia Bripka Zulhamsyah: Dari Razia Perut Lapar ke Tanah Suci

KABARTIGA.ID, Tanjungpinang – Sosok Bripka Zulhamsyah Putra mungkin tak banyak dikenal publik luas. Namun di Tanjungpinang, namanya lekat dengan kepedulian dan kebaikan. Ia adalah pendiri gerakan sosial “Razia Perut Lapar”, sebuah aksi sederhana yang lahir dari hati tulus untuk membantu masyarakat kecil yang kerap kesulitan sekadar mengisi perut.

Selama bertahun-tahun, Zulhamsyah konsisten menyisihkan penghasilannya untuk berbagi makanan bergizi dan kebutuhan pokok kepada pemulung, pekerja harian, hingga masyarakat dhuafa. Baginya, memberi makan bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi juga menumbuhkan kembali harapan.

Bacaan Lainnya

Ketulusan itu akhirnya menuai apresiasi. Kapolda Kepulauan Riau memberikan penghargaan sekaligus hadiah istimewa: perjalanan Umrah ke Tanah Suci. Bagi Zulhamsyah, hadiah tersebut adalah anugerah yang ia sebut sebagai “undangan dari langit”.

“Undangan dari langit, melalui kebaikan hati Bapak Kapolda Kepri. Terima kasih banyak kepada pimpinan Polri yang selalu memperhatikan kami di jajaran bawah. Semoga reward ini dapat memotivasi kami anggota Polri untuk terus istiqomah berbuat baik di manapun berada,” ucap Zulhamsyah dengan mata berkaca-kaca.

Hadiah Umrah ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga pengingat bahwa kebaikan sekecil apa pun tidak pernah sia-sia. Kisah Zulhamsyah menjadi bukti bahwa di balik seragam polisi yang identik dengan ketegasan, ada hati lembut yang terus berusaha hadir untuk masyarakat.

Kini, langkah kakinya akan berlanjut menuju Tanah Suci. Sebuah perjalanan spiritual yang menjadi balasan atas setiap tetes keringat dan ketulusan hati seorang polisi sederhana, yang air mata bahagianya tak lagi bisa ia bendung.

Pos terkait