Pemko Tanjungpinang Gelar Pelatihan Mubaligh dan Mubalighah

KABARTIGA, TANJUNGPINANG – Menjelang memasuki bulan suci ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar pelatihan bagi mubaligh dan mubalighah yang ada di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (29/3/2022).

Acara yang berlangsung di Hotel Bintan Plaza, dibuka Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan.

Bacaan Lainnya

Dan dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, Kepala Bagian Kesra, Riawati, camat serta lurah se- kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Asisten I, Tamrin Dahlan mengatakan, mubaligh dan mubalighah memiliki peran penting untuk menyampaikan dakwah kepada masyarakat.

Menurutnya, dakwah pada hakikatnya upaya sadar untuk mempengaruhi dan mengajak orang lain atau kelompok tertentu agar mau mengikuti jalan kebenaran. Dalam konteks dakwah Islamiyah yang dimaksud jalan kebenaran yaitu agama Islam.

“Mubaligh dan mubalighah berfungsi ¬†meluruskan akidah umat, memotivasi umat untuk beribadah dengan baik dan benar amar ma’ruf nahi mungkar,” ujarnya.

Dia berharap, kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik, agar bisa menjadi mubaligh mubalighah yang berkualitas. Sehingga nantinya dapat mengisi ceramah di masjid-masjid saat bulan suci ramadan yang tidak lama lagi akan menyongsong.

“Kami berpesan kepada bapak ibu penceramah sesuai dengan anjuran FKM bahwa ceramah agama hanya 10-12 menit, manfaat waktu itu sebaik-baiknya,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengajak oranganisasi Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Komunikasi Mubaligh (FKM), Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dan lain-lain untuk terus bersinergi dengan satu tujuan yaitu meluruskan dan memperbanyak umat menjalankan ajaran Islam secara istiqomah atau konsisten.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra, Riawati melaporkan kegiatan pelatihan mubaligh dan mubalighah dilaksanakan selama dua hari, 29-30 Maret 2020 dan diikuti 250 orang peserta.

“Sedangkan narasumber berasal dari dalam daerah diantaranya kemenag Tanjungpinang, MUI, FKM dan DMI,” ujar Riawati.

Pelatihan ini, lanjutnya, bertujuan pertama mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kedua meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar sesama mubaligh dan mubalighah sebelum memasuki bulan suci ramadan.

Ketiga, menambah wawasan dan pengetahuan kepada mubaligh dan mubalighah dalam memberikan dakwah dan tausyiah kepada masyarakat secara efektif dan efisien,” tutur Ria.

Sumber: DiskominfoTanjungpinang

Pos terkait