Tekan Harga Beras, Pemko Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Titik

Tekan Harga Beras, Pemko Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Titik. (Foto: Dok. Diskominfo Kota Tanjungpinang/Kabartiga.id)

KABARTIGA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar Pangan Murah di sembilan titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang. Gerakan ini merupakan upaya mengendalikan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, terutama beras.

Gerakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini dilaksakan  Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang dan diawasi langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan SPHP difokuskan di empat wilayah kecamatan se-Kota Tanjungpinang. Selain beras, SPHP juga mencakup komoditi lain seperti gula dan produk-produk hasil Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap kecamatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menyebutkan, kenaikan harga beras dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk cuaca ekstrem dan fenomena El Nino. Meskipun Tanjungpinang bukan daerah penghasil beras, pemerintah setempat berupaya keras untuk menjaga harga beras tetap stabil.

“Penjabat wali kota telah memberikan instruksi kepada instansi terkait untuk melaksanakan intervensi, salah satunya melalui pelaksanaan SPHP,” jelas Teguh melalui keterangan tertulis, Selasa (3/10/2023).

Baca juga: Terjun Langsung, Kapolresta Tanjungpinang Distribusikan 150 Paket Sembako di Pelantar II

Hasil kunjungan kerja Pj Wali Kota Tanjungpinang ke Bulog dan distributor beras belum lama ini menunjukkan bahwa persediaan beras di Kota Tanjungpinang masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Menurut Teguh, saat ini terdapat sekitar 72,8 ton beras di gudang Bulog Tanjungpinang, belum termasuk persediaan di tingkat distributor.

Beras yang disediakan dalam kegiatan SPHP berasal dari stok medium dan premium Bulog Tanjungpinang, yang secara khusus diarahkan untuk mendukung program stabilisasi harga.

“Penyediaan beras dengan harga normal di pasar adalah bentuk intervensi pemerintah untuk mengendalikan harga beras di pasaran,” tambah Teguh.

Baca juga: PT Angkasa Pura II Bandara Raja Haji Fisabilillah Salurkan Ratusan Sembako Kepada Masyarakat Sekitar Bandara

Pelaksanaan SPHP di Kota Tanjungpinang melibatkan sembilan titik distribusi, termasuk kantor camat Bukit Bestari, kantor DP3, kantor camat Tanjungpinang Barat, Pantai Impian, halaman Areca Water Park, perumahan Galaxy, kantor lurah Tanjungpinang Kota, kantor camat Tanjungpinang Kota, dan Penyengat.

Informasi terkait jadwal dan lokasi SPHP dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi Pemerintah Kota Tanjungpinang di www.tanjungpinangkota.go.id.

Teguh juga menekankan kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, karena persediaan beras di Tanjungpinang masih mencukupi.

“Panic buying justru akan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menaikkan harga beras di luar batas kewajaran,” pesannya kepada masyarakat.

Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap dapat menciptakan stabilitas harga pangan yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis: Kabartiga.id

Editor: Albet

Pos terkait