KABARTIGA.ID, Batam – Di tengah geliat pembangunan dan semangat generasi muda yang terus tumbuh di Kepulauan Riau, sosok remaja berbakat asal Batam, Shaniya MacLeod, hadir membawa harapan baru. Gadis kelahiran 6 Maret 2010 ini resmi terpilih sebagai wakil Provinsi Kepulauan Riau dalam ajang bergengsi Miss Youth Indonesia 2025, sebuah kompetisi nasional yang mencari remaja Indonesia yang cerdas, berbakat, berkarakter, dan berdaya saing.
Shaniya, yang saat ini duduk di kelas 10 Global Indo Asia School Batam, merupakan potret generasi muda yang tak hanya menawan secara penampilan, tetapi juga berprestasi, berintegritas, dan kaya akan potensi.
Tumbuh di Kota Multikultural
Lahir dan besar di Kota Batam, Shaniya merupakan buah cinta pasangan ayah berkebangsaan Skotlandia dan ibu berdarah Jawa. Keberagaman budaya dalam keluarganya membentuk karakter yang terbuka, disiplin, dan penuh semangat belajar. Sejak kecil, ia sudah terbiasa tampil di depan publik melalui berbagai ajang fashion show anak-anak, menunjukkan bakat dan kepercayaan diri yang mengagumkan.
“Aku suka dunia modeling sejak kecil, tapi mimpi aku lebih dari sekadar berjalan di runway. Aku ingin berdampak, ingin suaraku didengar,” ungkap Shaniya, Jumat (25/7/2025) sore.
Tak Hanya Cantik, Tapi Juga Multitalenta
Selain menonjol di bidang modeling, Shaniya juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri. Ia mengasah kemampuan seni melalui musik bernyanyi, bermain piano, dan gitar serta menekuni seni bela diri Muaythai untuk menjaga kebugaran fisik dan mental.
“Musik dan olahraga adalah bagian dari keseimbangan aku. Ketika capek, stres, atau gugup aku kembali ke nada dan gerakan. Itu bikin aku kuat lagi,” ujarnya.
Shaniya merupakan alumni Independen School Batam untuk jenjang SD dan SMP, lingkungan pendidikan bertaraf internasional yang membentuk pola pikir kritis dan terbuka dalam dirinya.
Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Setelah melalui proses seleksi, Shaniya dinyatakan lolos sebagai finalis nasional Miss Youth Indonesia 2025. Ia akan mengikuti masa karantina pada 7–15 Agustus 2025 di Jakarta, yang akan ditutup dengan malam Grand Final pada 15 Agustus 2025.
“Alhamdulillah, sekarang persiapan sudah 75 persen. Aku fokus latihan public speaking, etika panggung, dan juga memperkuat pemahaman tentang isu-isu sosial dan remaja Indonesia,” tutur Shaniya penuh semangat.
Ajang Miss Youth Indonesia tak sekadar menilai penampilan, tetapi juga menekankan pentingnya kepribadian, kepedulian sosial, serta kemampuan menjadi panutan bagi sesama remaja. Kehadiran Shaniya sebagai wakil Kepri menjadi harapan baru bagi generasi muda daerah perbatasan untuk terus percaya diri, berkarya, dan bersuara di tingkat nasional.











