KABARTIGA.ID, Batam – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili bersama ribuan warga di kawasan Nagoya, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Senin. Perayaan tersebut menjadi pengalaman pertamanya merayakan Imlek di kota industri itu.
Kegiatan yang berlangsung meriah itu turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, serta Wakil Gubernur Kepri. Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang tampak memadati lokasi perayaan untuk mengikuti rangkaian acara bertema “Harmoni Imlek Nusantara”.
Dalam sambutannya, AHY berharap perayaan Imlek 2026 yang memasuki Tahun Kuda Api dapat membawa semangat dan energi positif bagi masyarakat, khususnya di Batam. Ia menilai Batam sebagai kota multikultural yang selama ini dikenal sebagai ruang perjumpaan berbagai suku, agama, ras, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Batam adalah miniatur Indonesia yang mampu menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman di sini menjadi kekuatan untuk terus bersatu dan maju,” ujarnya.
AHY juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dari Aceh hingga Papua, untuk terus memperkuat persatuan dalam menyongsong visi Indonesia Emas. Menurutnya, harmoni dalam keberagaman menjadi fondasi penting bagi pembangunan nasional.
Dalam kapasitasnya sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah. Ia menyebut Batam sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, mengingat statusnya sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).
AHY menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dicapai harus bersifat inklusif dan berkeadilan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa Batam sejak awal dirancang sebagai gerbang ekonomi strategis di kawasan Asia Tenggara oleh para pendirinya, termasuk Presiden ke-3 RI, B. J. Habibie. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal dan meningkatkan capaian pertumbuhan ekonomi Batam agar semakin kompetitif di tingkat regional maupun global.











