KABARTIGA.ID, Kepulauan Riau – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 131 hotspot yang tersebar di sejumlah provinsi.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, menyampaikan bahwa Kepulauan Riau menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 44 titik. Posisi tersebut disusul Provinsi Riau dengan total 43 titik panas.
Di Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis mencatat hotspot terbanyak dengan 10 titik. Selanjutnya Indragiri Hilir terpantau 8 titik, disusul Kepulauan Meranti sebanyak 7 titik. Sementara itu, Pelalawan dan Kota Dumai masing-masing terdeteksi 5 titik, Siak 3 titik, Kuantan Singingi dan Rokan Hilir masing-masing 2 titik, serta Rokan Hulu 1 titik.
Selain di Riau dan Kepulauan Riau, BMKG juga mencatat sebaran hotspot di sejumlah provinsi lain di Sumatera. Sumatera Utara terdeteksi 15 titik panas, Aceh 14 titik, Kepulauan Bangka Belitung 10 titik, Jambi 3 titik, dan Sumatera Barat 2 titik.
BMKG mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah yang terpantau memiliki sebaran hotspot tinggi.











