KABARTIGA.ID, Lingga – Bencana angin puting beliung menerjang Dusun I, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa yang terjadi saat hujan deras disertai angin kencang itu mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 80 rumah terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 66 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sementara 14 rumah lainnya mengalami kerusakan berat.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 230 warga terdampak dan harus menghadapi berbagai kesulitan pascabencana.
Tidak hanya rumah warga, dua fasilitas pendidikan juga turut mengalami kerusakan. SD Negeri 12 Senayang dan SMP Negeri 08 Senayang dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin puting beliung.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Oktanius, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap dampak bencana dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
“Data yang masuk saat ini masih bersifat sementara, karena proses pendataan masih terus dilakukan,” ujar Oktanius.
Kepala Desa Tanjung Kelit, Surya, membenarkan bahwa banyak rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
“Banyak rumah yang rusak atas kejadian ini,” katanya.
Berdasarkan informasi dari lapangan, angin berputar menerjang kawasan permukiman warga dalam waktu singkat. Rumah-rumah di wilayah pesisir, termasuk bangunan yang berdiri di atas laut, menjadi area yang paling terdampak oleh terjangan angin.
Meski menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah dan fasilitas umum, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut.
Saat ini warga bersama aparat desa masih melakukan pembersihan puing-puing serta penanganan awal di lokasi terdampak. Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga meliputi makanan dan minuman, terpal, selimut, alas tidur, serta perlengkapan memasak.
Selain itu, aliran listrik di Desa Tanjung Kelit dilaporkan masih padam sejak bencana terjadi. Warga berharap bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak segera disalurkan guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.












Komentar Terbaru