Jokowi Teken Keppres Biaya Haji 2024, Cek Besarannya Tiap Embarkasi

Jemaah calon haji asal Kota Tanjungpinang. Foto: Albet

KABARTIGA.ID, Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 6 Tahun 2024 mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1445 hijriah yang bersumber dari biaya perjalanan ibadah haji dan nilai manfaat.

Peraturan resmi ini berlaku setelah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 48 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, serta Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang Nomor 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

“Berdasarkan Keputusan Presiden ini, ditetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih dan Nilai Manfaat,” demikian bunyi Keppres tersebut.

Adapun besaran Bipih untuk jemaah haji reguler tahun 1445 H/2024 M adalah sebagai berikut:

  • Embarkasi Aceh: Rp49.995.870,00
  • Embarkasi Medan: Rp51.145.139,00
  • Embarkasi Batam: Rp53.833.934,00
  • Embarkasi Padang: Rp51.739.357,00
  • Embarkasi Palembang: Rp53.943.134,00
  • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi): Rp58.498.334,00
  • Embarkasi Solo: Rp58.562.008,00
  • Embarkasi Surabaya: Rp60.526.334,00
  • Embarkasi Balikpapan: Rp56.510.444,00
  • Embarkasi Banjarmasin: Rp56.471.105,00
  • Embarkasi Makassar: Rp60.245.355,00
  • Embarkasi Lombok: Rp58.630.888,00
  • Embarkasi Kertajati: Rp58.498.334,00

Besaran Bipih tersebut digunakan untuk biaya penerbangan haji, akomodasi Makkah, sebagian biaya akomodasi Madinah, biaya hidup (living cost), dan visa.

Sementara itu, besaran Bipih yang bersumber dari petugas haji daerah (PHD) dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU) adalah sebagai berikut:

  • Embarkasi Aceh: Rp87.359.984,00
  • Embarkasi Medan: Rp88.509.253,00
  • Embarkasi Batam: Rp91.198.048,00
  • Embarkasi Padang: Rp89.103.471,00
  • Embarkasi Palembang: Rp91.307.248,00
  • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi): Rp95.862.448,00
  • Embarkasi Solo: Rp95.926.122,00
  • Embarkasi Surabaya: Rp97.890.448,00
  • Embarkasi Balikpapan: Rp93.874.558,00
  • Embarkasi Banjarmasin: Rp93.835.219,00
  • Embarkasi Makassar: Rp97.609.469,00
  • Embarkasi Lombok: Rp95.995.002,00
  • Embarkasi Kertajati: Rp95.862.448,00

Bipih PHD dan KBIHU digunakan untuk biaya penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan di Arafah, Mudzalifah, dan Mina, pelindungan, pelayanan di embarkasi atau debarkasi, pelayanan keimigrasian, premi asuransi dan pelindungan lainnya, dokumen perjalanan, biaya hidup (living cost), pembinaan jemaah haji di tanah air dan Arab Saudi, pelayanan umum di dalam negeri dan Arab Saudi, serta pengelolaan BPIH.

Keputusan Presiden juga mengatur Besaran BPIH Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi yang bersumber dari nilai manfaat yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp8.200.040.638.567,00. Sementara nilai manfaat untuk jemaah haji khusus sebesar Rp14.558.658.000,00.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” demikian ketentuan penutup dalam keputusan tersebut.

Penulis/Editor: Albet

Pos terkait